Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaKesehatanMuhammadiyahNasionalTokoh

Sosok Dibelakang Layar, K.H Sjoedja’ Pencetus RS PKU Muhammadiyah di Indonesia

×

Sosok Dibelakang Layar, K.H Sjoedja’ Pencetus RS PKU Muhammadiyah di Indonesia

Share this article
Example 468x60

KHITTAH.CO, MAKASSAR –Istilah Pembinaan Kesejahteraan Umum (PKU) bagi warga Muhammadiyah merupakan istilah yang tidak asing lagi. PKU sendiri diidentikan dengan aksi Muhammadiyah pada bidang kesehatan. Sehingga itu kadang dilekatkan dengan nama Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah.

Example 300x600

Dikutip dari web Institut Teknologi Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan jumlah RS PKU Muhammadiyah sebanyak 119. Hal itu menunjukkan bahwa Muhammadiyah salah satu organisasi Masyarakat yang memiliki jejaring RS terbesar di Indonesia.

Kehadiran RS PKU Muhammadiyah sendiri menjadi ikhtiar Muhammadiyah dalam berkontribusi kepada umat dan negara.

Pada mulanya gagasan RS PKU Muhammadiyah diinisiasi oleh Murid KH. Ahmad Dahlan yakni K.H Sjoedja’ pada tanggal 15 Februari 1923. Atas inisiasi itulah K.H Ahmad Dahlan mendukung penuh usulan PKO itu.

Dalam cerita singkat yang pernah disampaikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mukti menjelaskan K.H Sjoedja’ mengusulkan pendirian RS untuk warga Muhammadiyah dalam rapat yang dipimpin oleh K.H Ahmad Dahlan kala itu.

Pada rapat PP Muhammadiyah itu K.H Ahmad Dahlan mengajukan pertanyaan, apakah ada bangunan yang perlu didirikan ?. Seketika K.H Sjoedja’ mengusulkan pembuatan RS Muhammadiyah. Namun hal itu sempat direspon dengan tawa para hadiri yang hadir kala itu.

Kendati demikian pada rapat tersebutlah disepakat pendirian Institusi kesehatan atau RS Muhammadiyah. Selain dari itu, ada dua gagasan yang disepakati yakni pendirian rumah miskin dan panti asuhan.

K.H Sjoedja’ dikenal bukan sosok yang tampil dimuka, akan tetapi dirinya suka berada di belakang layar menjadi konseptor. Ia memiliki mimpi tentang pendirian RS Muhammadiyah yang merupakan wujud aktualisasi dari nilai teologi Al-Maun yang di ajarkan K.H. Ahmad Dahlan.

Awalnya RS PKU Muhammadiyah hanya berbentuk Klinik dan Poliklinik yang bertempat di Kampung Jagang Notoprajan No. 72 Yogyakarta.

Dari segini istilah semula PKU dikenal dengan istilah Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) yang ditafsirkan menjadi tiga bentuk aksi yakni pendirian RS, Rumah Miskin dan Panti Asuhan dengan menyediakan berbagai pelayanan kesehatan dengan menyasar kaum duafa.(*)

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply