Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Bersama Lazismu, Asa dakwah Muhammadiyah Terus Menyala di Selatan Makassar

×

Bersama Lazismu, Asa dakwah Muhammadiyah Terus Menyala di Selatan Makassar

Share this article

KHITTAH.CO, Makassar — Subuh masih gelap, tetapi iman menggerakkan raga, menolak untuk hanya tinggal terlelap. Begitulah, asa dakwah Muhammadiyah Jongaya menyala, menerangi Ramadan yang penuh berkah.

Bertempat di Masjid Muallim Muhammadiyah Jongaya, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jongaya Kota Makassar menggelar program pengajian Ramadan.

Pengajian pada Ahad, 5 Ramadan 1447 H, 22 Februari 2026, menghadirkan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Abbas Baco Miro.

Dalam tausiyahnya, Kiai Abbas menjelaskan tentang kategorisasi manusia dalam QS. Fathir ayat 32.

Ia membacakan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala: “Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.”

Menurut dia, ayat tersebut membagi manusia ke dalam tiga golongan, yaitu mereka yang menzalimi diri sendiri, mereka yang pertengahan, dan mereka yang bersegera dalam kebaikan.
Ia menegaskan bahwa ciri khas orang beriman adalah tidak melupakan saudara seimannya di akhirat kelak.

“Beruntunglah orang-orang yang duduk di majelis ilmu. Sebab dari sinilah lahir semangat untuk menjadi golongan yang lebih dahulu berbuat kebaikan,” tegas dia.

Baca juga: Gerakan Ketahanan Pangan, Lazismu Makassar Bantu Warga Dhuafa di Pinggiran Kota

Saban ba’da Duhur dan Sabtu-Ahad ba’da Subuh, PCM Jongaya menggelar pengajian, menghadirkan para kiai kondang dan pimpinan Muhammadiyah Sulawesi Selatan, di antaranya Ust. Abbas Baco Miro, Lc; KH. Sudirman, S.Ag.; Ust. H. Agung Wirawan; KH. Muhammad Said Abd. Shamad, Lc; Prof. Zulfahmi Alwi, Ph.D; hingga Prof. Ambo Asse.

Pengajian ini berkolaborasi dengan Masjid Muallim Muhammadiyah dan Lazismu Makassar. Manager Area Lazismu, Muhammad Imaduddin mengungkapkan,
Program ini menjadi bagian dari gerakan “Back To Masjid” 1447 H.

Program yang diinisiasi Lazismu Makassar itu merupakan upaya menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.

“Program ini menghadiran para tokoh tersebut, sehingga menjadi magnet tersendiri bagi jemaah yang ingin memperdalam ilmu agama di Ramadan yang penuh magfirah,” kata Imad.

Sementara itu, Ketua PCM Jongaya, Kandacong Melle, mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk memakmurkan Masjid Muallim Muhammadiyah dengan menghadiri kajian dan menimba ilmu dari para tokoh Muhammadiyah Sulsel.

“Masjid bukan hanya tempat salat, tetapi pusat peradaban. Mari kita hidupkan kembali masjid dengan ilmu, ukhuwah, dan amal,” ujar dia.

Baca juga: Rayakan Milad ke-4, Civitas Akademika ITSBM Selayar Gelar Bakti Lingkungan

PCM Jongaya dan Lazismu, menggalakkan Program Back to Masjid, tidak hanya untuk penguatan spiritual. Program itu juga untuk mendukung pembangunan Masjid Muallim Muhammadiyah agar semakin representatif sebagai pusat dakwah di wilayah selatan Kota Makassar.

Lazismu Makassar mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya guna mendukung program “Back to Masjid” 1447 H melalui:

Rek. Lazismu Makassar
368 245 8660 (Danamon Syariah)
a.n Infaq Lazismu Makassar
Kode: 019

Dengan kolaborasi antara PCM Jongaya, Masjid Muallim Muhammadiyah, dan Lazismu Makassar, diharapkan Ramadhan tahun ini menjadi momentum kebangkitan spiritual sekaligus penguatan dakwah Muhammadiyah di selatan Kota Makassar.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply