Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Empat Dosen Unismuh Makassar Diundang Workshop Penulisan Artikel Reviu Nasional

×

Empat Dosen Unismuh Makassar Diundang Workshop Penulisan Artikel Reviu Nasional

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Empat dosen Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) diundang mengikuti Workshop Penulisan Artikel Reviu (KARYA dan PUSTAKA) Batch-1 Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan (DBTPP), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Keempat dosen tersebut ialah Fitria Hasanuddin, Maria Ulviani, Sahabuddin, dan St. Suarniati. Kepastian keikutsertaan mereka tercantum dalam Surat Undangan Nomor 819/DST/C2/PP.01.07/2026 tertanggal 4 September 2026.

Bagi Maria Ulviani, keikutsertaan dalam workshop nasional tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kemampuan dalam mengembangkan artikel reviu sekaligus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.

“Keikutsertaan dalam workshop ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat kemampuan dalam penulisan artikel reviu. Saya berharap pendampingan yang diberikan dapat membantu menghasilkan artikel yang lebih sistematis, berkualitas, dan memiliki peluang untuk dipublikasikan pada jurnal ilmiah,” kata Maria Ulviani, Senin 7 September 2026.

Maria mengatakan, penguatan kompetensi dalam penulisan artikel reviu penting bagi dosen karena publikasi ilmiah tidak hanya membutuhkan penguasaan substansi keilmuan, tetapi juga kemampuan memilih metode reviu dan menyusun kajian secara sistematis.

Workshop tersebut akan berlangsung pada 15–18 September 2026 di Makassar. Registrasi dan penginapan peserta dijadwalkan di Arthama Hotel Makassar, sedangkan kegiatan utama workshop dilaksanakan di STIE AMKOP Makassar.

Fokus pada Systematic Review, Bibliometric, dan Narrative Review

Workshop Penulisan Artikel Reviu KARYA dan PUSTAKA dirancang untuk memberikan pembekalan sekaligus pendampingan kepada peserta dalam menyusun artikel reviu yang memenuhi standar publikasi ilmiah.

Materi yang diberikan mencakup landscape publikasi artikel reviu, dasar literature review, penggunaan tools dan etika publikasi, hingga persiapan topik artikel. Peserta juga akan mendapatkan pendalaman sesuai dengan skema artikel reviu yang dipilih.

Pada skema KARYA, peserta akan mempelajari systematic review, meta-analysis, dan bibliometric analysis, termasuk penggunaan kerangka Population Intervention Comparison Outcome (PICO). Adapun skema PUSTAKA mencakup narrative review dan scoping review dengan pendekatan Population Concept Context (PCC).

Selain pembekalan materi, peserta akan mengikuti pendampingan kelompok secara intensif. Pendampingan tersebut dijadwalkan dalam empat sesi pada hari ketiga workshop untuk membantu peserta mengembangkan artikel reviu masing-masing.

Dosen Diminta Membawa Manuskrip

Kegiatan kemudian ditutup dengan evaluasi hasil pendampingan artikel reviu, penyampaian kesan dan pesan peserta, serta informasi mengenai tindak lanjut setelah workshop.

Peserta diwajibkan membawa hardcopy manuskrip yang telah diajukan sebagai bahan pendampingan. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga diarahkan pada pengembangan dan penyempurnaan artikel secara langsung.

Bagi Unismuh Makassar, keterlibatan empat dosen dalam kegiatan yang diselenggarakan Kemdiktisaintek tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dosen dalam bidang riset dan publikasi ilmiah.

Maria menilai pengalaman mengikuti workshop juga dapat menjadi ruang untuk memperoleh masukan langsung dari narasumber dan fasilitator mengenai artikel yang sedang dikembangkan.

“Yang paling penting bukan hanya mendapatkan materi, tetapi bagaimana artikel yang kita bawa dapat memperoleh masukan secara langsung dari fasilitator. Harapannya, setelah workshop, artikel tersebut bisa lebih matang dan siap diarahkan ke jurnal yang sesuai,” ujar Maria, Senin 7 September 2026.

Panitia menanggung sejumlah komponen selama kegiatan, antara lain transportasi dengan sistem reimburse, konsumsi, dan akomodasi. Adapun biaya di luar komponen tersebut menjadi tanggung jawab institusi masing-masing.

Para peserta juga diwajibkan melakukan konfirmasi kehadiran paling lambat 9 September 2026. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan workshop yang mempertemukan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Keikutsertaan Fitria Hasanuddin, Maria Ulviani, Sahabuddin, dan St. Suarniati diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan Unismuh Makassar.

Bagi Maria, kesempatan tersebut tidak berhenti pada keikutsertaan dalam kegiatan nasional, tetapi diharapkan menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan keilmuan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada workshop, tetapi berlanjut menjadi karya ilmiah yang benar-benar selesai dan dapat dipublikasikan. Ini juga menjadi bagian dari upaya dosen Unismuh Makassar untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi,” kata Maria.

Kontributor: Bukhairul Iman
Editor: Hadisaputra

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner ITKESMU SIDRAP

Leave a Reply