
KHITTAH.CO, MAKASSAR — Sebanyak 20 mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengikuti Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) pada 14–15 Oktober 2026.
Pelatihan yang diselenggarakan Halal Center Unismuh Makassar itu berlangsung di Balai Sidang Unismuh Makassar, lantai 2, Kamis 15 Oktober 2026. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus membuka peluang berkarier di industri halal.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut juga diikuti dua dosen Prodi Ekonomi Islam. Melalui pelatihan ini, mahasiswa dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis untuk memahami proses pendampingan produk halal serta mendukung pengembangan ekosistem halal di Indonesia.
Ketua Prodi Ekonomi Islam FEB Unismuh Makassar, Sri Wahyuni, mengatakan, pengembangan kompetensi di luar ruang kelas menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja. Menurut dia, mahasiswa perlu memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat.
“Kami mendorong mahasiswa Prodi Ekonomi Islam untuk terus mengembangkan kompetensi diri melalui berbagai pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, salah satunya Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal,” ujar Sri Wahyuni.
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus mengenal peluang profesi di sektor industri halal. Bekal itu diharapkan dapat melengkapi pengetahuan akademik yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan.
Sri Wahyuni berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep Ekonomi Islam secara teoretis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas ekonomi dan kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, lulusan dapat mengambil peran dalam menjawab kebutuhan pelaku usaha terhadap layanan pendampingan produk halal.
“Kami berharap mahasiswa dapat mengambil peran nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem halal di Indonesia. Dengan bekal kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya jaminan produk halal,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, pemateri dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sulawesi Selatan menjelaskan peluang mahasiswa Ekonomi Islam untuk berkiprah sebagai Pendamping Proses Produk Halal. Latar belakang keilmuan Ekonomi Islam dinilai relevan dengan perkembangan industri halal, terutama dalam memahami aspek ekonomi, bisnis, dan prinsip syariah yang mendasari kegiatan usaha.
Pendampingan proses produk halal menjadi salah satu bidang yang dapat dijajaki mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional. Melalui peran tersebut, pendamping dapat membantu pelaku usaha memahami proses pemenuhan persyaratan produk halal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain bidang pendampingan, pemateri juga memaparkan peluang karier lain dalam ekosistem industri halal. Peluang tersebut mencakup pengembangan bisnis halal hingga kemungkinan berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada instansi yang menangani penyelenggaraan jaminan produk halal, sesuai dengan kualifikasi dan ketentuan rekrutmen.
Keikutsertaan mahasiswa dan dosen dalam pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Prodi Ekonomi Islam FEB Unismuh Makassar untuk menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan praktis dunia usaha. Program tersebut juga diharapkan mendorong mahasiswa agar lebih adaptif terhadap perkembangan industri halal yang semakin membutuhkan sumber daya manusia kompeten.
Melalui pelatihan P3H, Prodi Ekonomi Islam FEB Unismuh Makassar berharap mahasiswa dapat berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal. Penguatan kompetensi ini sekaligus menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan karier dan mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di tingkat lokal maupun nasional.




















