KHITTAH.CO, MAKASSAR — SMP Unismuh Makassar mengevaluasi perkembangan belajar dan kedisiplinan siswa selama paruh semester ganjil tahun ajaran 2026 melalui pertemuan bersama orang tua, Ahad, 1 November 2026. Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antara sekolah dan keluarga untuk menyelaraskan pembinaan siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Silaturahim yang berlangsung di lingkungan SMP Unismuh Makassar tersebut dihadiri seluruh guru dan orang tua siswa. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMP Unismuh Makassar, Dr. H. Husain Abd Rahman, S.Pd.I., M.Pd.
Dalam sambutannya, Husain mengutip Surah Al-Hasyr ayat 18 yang mengingatkan pentingnya memperhatikan apa yang telah dipersiapkan untuk masa depan. Pesan tersebut, menurut dia, menjadi landasan bagi orang tua dan guru untuk terus memaksimalkan ikhtiar dalam mendidik dan membina siswa.
Ia menekankan bahwa pembinaan generasi tidak dapat dilakukan secara parsial. Sekolah dan keluarga perlu mengambil peran masing-masing agar anak-anak memperoleh pendampingan yang berkelanjutan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Unismuh Makassar, Muh Ikbal, S.Pd., M.Pd., Gr., kemudian menyampaikan laporan umum perkembangan pembelajaran siswa selama paruh semester.
Dalam laporannya, Ikbal mengungkapkan masih terdapat sejumlah persoalan kedisiplinan, terutama keterlambatan siswa datang ke sekolah pada pagi hari.
“Kita memulai aktivitas belajar pukul 07.00. Oleh karena itu, kami berharap para murid sudah hadir sebelum waktu tersebut. Kegiatan harian kita telah terprogram sehingga dibutuhkan kedisiplinan yang baik agar proses belajar berjalan lancar,” ujar Ikbal.
Sekolah dan Orang Tua Perkuat Kolaborasi Pembinaan
Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara wali kelas dan orang tua untuk membahas perkembangan belajar siswa. Kedua pihak bertukar informasi mengenai kondisi anak, baik dalam mengikuti pembelajaran maupun dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Husain mengatakan, keterlibatan orang tua tidak seharusnya berhenti pada pemenuhan kewajiban administratif dan pembiayaan pendidikan. Menurut dia, orang tua perlu terlibat aktif dalam proses pembinaan anak.
“Silaturahim hari ini adalah bentuk kerja sama kita dalam memikirkan pendidikan anak-anak kita. Kami berharap para orang tua tidak sekadar berprinsip bahwa tanggung jawabnya hanya membayar biaya pendidikan, tetapi dapat saling mengisi ruang masing-masing dalam pembinaan ananda secara maksimal,” kata Husain.
Selain mengevaluasi perkembangan siswa, sekolah juga menyampaikan upaya peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan selama paruh semester.
Sejumlah guru SMP Unismuh Makassar terlibat dalam kegiatan pengembangan profesional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Saat ini, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum bersama beberapa guru sedang mengikuti program peningkatan kompetensi pembelajaran berbasis bilingual yang diselenggarakan Dikdasmen PP Muhammadiyah.
Program tersebut menjadi bagian dari persiapan sekolah untuk mengembangkan kelas dengan bahasa asing sebagai bahasa pengantar pembelajaran.
Evaluasi Layanan Pendidikan dan Peningkatan Kompetensi Guru
Dalam kesempatan yang sama, tim informasi dan komunikasi (Infokom) SMP Unismuh Makassar membagikan survei layanan pendidikan berbasis tautan digital kepada seluruh orang tua siswa.
Survei tersebut mencakup sejumlah aspek pelayanan sekolah, antara lain layanan akademik, pembinaan keagamaan, sarana dan prasarana, pembinaan asrama, serta lingkungan sosial sekolah.
Husain meminta orang tua mengisi survei secara terbuka agar hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah.
“Kami meminta kepada orang tua untuk mengisi tautan tersebut secara terbuka dan apa adanya agar menjadi bahan refleksi dan perbaikan kami ke depan,” tegasnya.
Melalui kegiatan silaturahim dan pelaporan hasil belajar paruh semester ini, SMP Unismuh Makassar berharap terbangun komunikasi yang lebih kuat antara sekolah dan keluarga. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memastikan pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa berlangsung secara berkesinambungan, baik di sekolah maupun di rumah.






















