KHITTAH.CO, MAKASSAR — Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr Ir H Abd Rakhim Nanda, ST, MT, IPU, menitipkan pesan penting kepada Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sulawesi Selatan menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-XXV di Kabupaten Pinrang.
Ia menegaskan, Musywil IPM tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial organisasi. Forum permusyawaratan itu harus menjadi ruang penempaan kader pelajar Muhammadiyah yang memiliki pemahaman ideologis, kapasitas kepemimpinan, dan komitmen terhadap gerakan persyarikatan.
“IPM Sulsel harus melahirkan generasi pelanjut yang betul-betul paham perihal Muhammadiyah,” tegas Rakhim saat menerima audiensi jajaran PW IPM Sulsel di Ruang Rektor Unismuh Makassar, Lantai 17 Menara Iqra, Kamis, 2 Juli 2026.
Menurut Rakhim, IPM memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu awal perkaderan Muhammadiyah. Karena itu, pelajar Muhammadiyah perlu dibekali bukan hanya kemampuan berorganisasi, tetapi juga pemahaman yang kuat tentang nilai, sejarah, dan arah gerakan Muhammadiyah.
Ia berharap Musywil XXV IPM Sulsel di Pinrang menjadi momentum konsolidasi kader. Forum tersebut, kata dia, harus mampu melahirkan kepemimpinan pelajar yang visioner, berakhlak, dan siap melanjutkan estafet dakwah serta gerakan pendidikan Muhammadiyah.
Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum PW IPM Sulsel, Zul Jalali Wal Ikram, menyampaikan sejumlah persiapan teknis pelaksanaan Musywil XXV. Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Kabupaten Pinrang.
Zul menjelaskan, Musywil merupakan agenda tertinggi IPM di tingkat wilayah. Selain memilih kepemimpinan baru, forum itu juga akan menjadi ruang evaluasi, penyusunan arah gerakan, serta penguatan agenda perkaderan pelajar Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.
Baca juga: Pengajian Bulanan UIAD Sinjai Tekankan Implementasi Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah
Menanggapi laporan tersebut, Rakhim menyatakan Unismuh Makassar siap mendukung pelaksanaan Musywil XXV IPM Sulsel. Sebagai amal usaha Muhammadiyah, Unismuh, kata dia, memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menopang agenda perkaderan persyarikatan.
“Unismuh Makassar siap membantu memfasilitasi kebutuhan Musywil agar agenda besar pelajar Muhammadiyah ini berjalan sukses,” ujarnya.
Musywil XXV IPM Sulsel di Pinrang juga direncanakan dihadiri tokoh nasional, Dzulfikar Ahmad Tawalla. Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Audiensi tersebut ditutup dengan penyerahan plakat secara simbolis dari Ketua Umum PW IPM Sulsel, Zul Jalali Wal Ikram, kepada Rektor Unismuh Makassar. Penyerahan itu menjadi bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi antara Unismuh Makassar dan IPM Sulsel sebagai bagian dari keluarga besar persyarikatan Muhammadiyah.




















