Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Ketua Umum PP IPM Wakili Pemuda Indonesia di Forum Rusia-ASEAN, Usung “Algoritma Pelajar”

×

Ketua Umum PP IPM Wakili Pemuda Indonesia di Forum Rusia-ASEAN, Usung “Algoritma Pelajar”

Share this article

KHITTAH.CO, JAKARTA — Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) Dany Rahmat Muharram terpilih sebagai satu-satunya delegasi yang mewakili pemuda Indonesia dalam Russia–ASEAN Youth Forum on Innovation and Public Diplomacy di Manila, Filipina. Dalam forum internasional yang mempertemukan pemuda dari Rusia dan negara-negara ASEAN tersebut, Dany akan membawa gagasan “Algoritma Pelajar” sebagai konsep kepemimpinan dan gerakan pelajar berbasis inovasi untuk mendorong lahirnya aksi yang berdampak bagi masyarakat.

Keterpilihan Dany menempatkannya dalam forum yang mempertemukan diplomat muda, akademisi, inovator, serta perwakilan generasi muda dari Rusia dan negara-negara ASEAN. Forum tersebut menjadi ruang untuk bertukar gagasan sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat (people-to-people ties) melalui inovasi dan diplomasi publik.

Gagasan “Algoritma Pelajar” yang dibawa Dany tidak dimaksudkan sebagai konsep teknologi semata. Ia menggunakannya sebagai metafora untuk membangun sistem gerakan pelajar yang lebih terarah, terukur, dan mampu merespons persoalan di lingkungan masyarakat.

Melalui konsep tersebut, gerakan pelajar diarahkan untuk memiliki tahapan yang jelas, mulai dari memetakan persoalan, mengidentifikasi potensi, mengolah gagasan, hingga mengeksekusi solusi. Dengan pendekatan itu, aktivitas organisasi dan inovasi digital diharapkan tidak berhenti pada produksi wacana, tetapi menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan secara langsung.

“Dunia hari ini digerakkan oleh algoritma digital. Sudah saatnya gerakan pelajar juga memiliki ‘algoritma’ tersendiri, sebuah sistem yang presisi untuk memetakan masalah, mengolah potensi, dan mengeksekusi solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Dany Rahmat Muharram, Selasa, 15 September 2026.

Menurut Dany, keikutsertaannya di forum tersebut juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kapasitas pemuda Indonesia dalam merespons perubahan global. Generasi muda, kata dia, tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi perlu memiliki kemampuan untuk mengembangkan gagasan dan menciptakan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Di Manila, saya membawa mandat untuk menunjukkan bahwa pemuda Indonesia tidak lagi hanya menjadi konsumen teknologi, melainkan arsitek perubahan,” katanya.

Forum Rusia-ASEAN tersebut menjadi bagian dari ruang dialog regional yang menempatkan inovasi, kepemudaan, dan diplomasi publik sebagai instrumen untuk membangun hubungan yang lebih kuat antarmasyarakat. Kehadiran Dany sekaligus membawa perspektif gerakan pelajar Muhammadiyah ke dalam percakapan yang lebih luas mengenai masa depan kepemimpinan muda di kawasan.

Bagi PP IPM, keterlibatan tersebut menjadi peluang untuk memperkenalkan gagasan kepemimpinan pelajar Indonesia di tingkat internasional sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman dengan komunitas pemuda dari Rusia dan negara-negara ASEAN.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply