Scroll untuk baca artikel
Berita

KKNT UM Palopo Bantu Desa Bangun Jaya Miliki Peta Infrastruktur Berbasis AI

×

KKNT UM Palopo Bantu Desa Bangun Jaya Miliki Peta Infrastruktur Berbasis AI

Share this article

KHITTAH.CO, Luwu Timur — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo) Posko 5 berhasil menghadirkan inovasi pemetaan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur. Melalui program ini, mahasiswa menyerahkan peta administrasi dan infrastruktur desa berukuran besar yang diharapkan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan, pengelolaan wilayah, hingga pengambilan kebijakan berbasis data di tingkat desa.

Penyerahan peta tersebut dilaksanakan secara resmi di Aula Kantor Desa Bangun Jaya, Jumat, 29 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Bangun Jaya beserta perangkat desa, dosen pendamping lapangan, civitas akademika, dan mahasiswa KKNT Posko 5 UM Palopo.

Peta administrasi yang disusun mahasiswa tidak hanya menampilkan batas wilayah desa, tetapi juga memuat data zonasi wilayah, jaringan jalan, batas dusun, fasilitas ibadah, pusat pendidikan, hingga sebaran infrastruktur publik lainnya. Seluruh data divisualisasikan menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan teknologi pemetaan modern berbasis AI.

Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) UM Palopo, Adhiya Rahmat Nurhidayat, menjelaskan bahwa proses penyusunan peta dilakukan melalui kombinasi survei lapangan, ground check, serta digitalisasi citra satelit.

“Peta administrasi dan infrastruktur ini kami rancang menggunakan metodologi pemetaan terkini agar pemerintah desa memiliki basis data spasial yang kuat dan akurat untuk mendukung pembangunan jangka pendek maupun jangka panjang,” ujarnya.

Menurutnya, inisiatif tersebut berangkat dari kebutuhan Desa Bangun Jaya terhadap data spasial yang lebih representatif dan terintegrasi. Selama ini, pemerintah desa dinilai masih mengalami keterbatasan dalam penyajian informasi wilayah secara visual dan detail.

Koordinator Desa Posko 5 KKNT UM Palopo, Muh Arfah Setiawan, menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif tim dalam menyelesaikan program tersebut. Ia menilai hasil pemetaan menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu tata kelola administrasi desa.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran mahasiswa KKNT di Desa Bangun Jaya benar-benar memberikan dampak yang bisa dimanfaatkan masyarakat dan pemerintah desa,” katanya.

Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Ahmad Refki Saputra, SE., ME., menilai program tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Ia menyebut data spasial yang valid menjadi instrumen penting dalam mendukung perencanaan ekonomi dan pengembangan wilayah desa.

“Peta spasial ini dapat membantu pemerintah desa dalam menentukan arah pembangunan secara lebih produktif, terukur, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Desa Bangun Jaya menyambut baik program tersebut. Kepala Desa Bangun Jaya, Sunarsono, menyebut peta administrasi dan infrastruktur yang diserahkan mahasiswa menjadi aset informasi penting bagi desa.

“Selama ini kami cukup kesulitan menjelaskan potensi wilayah secara detail dalam berbagai forum koordinasi. Dengan adanya peta presisi ini, perencanaan pembangunan desa akan jauh lebih mudah dan terarah,” ungkap Sunarsono.

Sementara itu, Ketua Program Studi PWK Fakultas Sains dan Teknologi UM Palopo, Ir. H. Wahyu Hidayat, ST., M.Si., IAP., IPP., turut mengapresiasi capaian mahasiswa. Ia menilai kemampuan mahasiswa menerjemahkan teori akademik menjadi solusi konkret bagi masyarakat merupakan indikator keberhasilan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan sosial.

Kegiatan penyerahan peta diakhiri dengan sesi foto bersama antara perangkat desa, dosen pendamping, dan mahasiswa KKNT Posko 5 UM Palopo, sekaligus memperlihatkan hasil peta spasial yang nantinya akan dipajang di ruang utama Kantor Desa Bangun Jaya sebagai instrumen pelayanan publik desa.

Kontributor: A. Awal
Editor: Asywid

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply