KHITTAH.CO, POLEWALI MANDAR – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Polewali Mandar menjalin kerja sama strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Polewali Mandar untuk mengoptimalkan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh ekosistem Muhammadiyah. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di SMK Muhammadiyah Wonomulyo, Rabu, 10 Juni 2026.
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret kedua pihak dalam memperkuat sinergi pelayanan dan perlindungan tenaga kerja yang inklusif, sekaligus memastikan seluruh pekerja di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) mendapatkan akses terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Ketua PD Muhammadiyah Polewali Mandar, Abd. Azis Ghozal, menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata, melainkan harus diwujudkan dalam program-program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi para pekerja.
“Kerja sama ini bukan hanya formalitas administratif, tetapi merupakan wujud nyata ikhtiar bersama dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada para pekerja, karyawan, guru, tenaga kesehatan, serta seluruh sumber daya manusia yang mengabdikan diri di lingkungan amal usaha Muhammadiyah,” ujarnya.
Menurutnya, Muhammadiyah sejak awal berdiri memiliki komitmen kuat untuk membangun kesejahteraan umat, termasuk memastikan para pekerja memperoleh perlindungan dari berbagai risiko yang mungkin terjadi saat menjalankan tugas dan pekerjaannya.
Ia menambahkan, semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mendorong kerja sama dalam kebaikan dan kemaslahatan masyarakat.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan seluruh pekerja di lingkungan Muhammadiyah Kabupaten Polewali Mandar memperoleh perlindungan yang lebih baik sehingga dapat bekerja dengan tenang, aman, dan produktif,” katanya.
Abd. Azis juga berharap sinergi antara Muhammadiyah dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus berkembang melalui berbagai program edukasi, sosialisasi, dan pendampingan kepada masyarakat terkait pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan hari ini, tetapi terus berkembang dalam bentuk edukasi, sosialisasi, dan pendampingan sehingga semakin banyak masyarakat memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial tenaga kerja,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Polewali Mandar, Melania Theresia Mokalu, menegaskan komitmen lembaganya untuk memberikan kepastian perlindungan jaminan sosial yang menyeluruh bagi seluruh pekerja di lingkungan Muhammadiyah Polewali Mandar.
Menurut Melania, kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperluas cakupan perlindungan tenaga kerja sekaligus memperkuat budaya kerja yang aman dan sejahtera.
Melalui penandatanganan kerja sama tersebut, Muhammadiyah dan BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan sistem perlindungan tenaga kerja yang lebih kuat, inklusif, dan berkeadilan.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat aspek jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga mendukung pengembangan berbagai sektor strategis yang menjadi fokus gerakan Muhammadiyah, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan mendukung pembangunan bangsa yang berkemajuan.




















