Scroll untuk baca artikel
Berita

Pemprov Sulsel Ajak Wisudawan Unismuh Berkontribusi untuk Sulawesi Selatan

×

Pemprov Sulsel Ajak Wisudawan Unismuh Berkontribusi untuk Sulawesi Selatan

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong lulusan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Pesan itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, Dr H M Ishak Iskandar MKS MM MH, saat mewakili Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman pada Wisuda Ke-88 Unismuh Makassar di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh Makassar, Sabtu, 20 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Ishak menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Unismuh Makassar atas terselenggaranya wisuda tersebut. Menurut dia, Wisuda Ke-88 menjadi momentum penting, tidak hanya bagi para lulusan dan keluarga, tetapi juga bagi Unismuh dan Provinsi Sulawesi Selatan.

“Pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa Unismuh Makassar terus menjadi salah satu institusi pendidikan unggulan yang melahirkan sumber daya manusia berkualitas di Sulawesi Selatan,” ujar Ishak.

Ia mengatakan, gelar akademik yang disandang para wisudawan merupakan tanda bahwa mereka telah menyelesaikan satu fase penting dalam hidup. Di balik toga yang dikenakan, kata Ishak, ada peluh, air mata, doa, serta perjuangan wisudawan, orang tua, keluarga, dan sivitas akademika.

Karena itu, ia meminta para wisudawan tidak melupakan pengorbanan keluarga. Ia juga mengajak mereka bersyukur dan memberi penghargaan kepada orang tua yang telah mendampingi perjalanan pendidikan hingga hari wisuda.

“Berbahagialah dan jangan lupa sujud syukur serta peluk hangat untuk orang tua dan keluarga sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas pengorbanan mereka,” katanya.

Ishak menegaskan, gelar akademik bukan sekadar pencapaian personal, melainkan amanah intelektual dan moral. Ilmu yang diperoleh selama kuliah tidak boleh dipahami sebagai tujuan akhir, tetapi harus menjadi bekal untuk mengabdi kepada masyarakat dan membangun bangsa.

“Gelar yang kalian sandang adalah amanah intelektual dan moral. Ilmu yang telah kalian peroleh bukanlah tujuan akhir, melainkan bekal untuk mengabdi kepada masyarakat dan membangun bangsa kita,” ujarnya.

Dalam menghadapi era transformasi digital dan persaingan global, Pemprov Sulsel mengingatkan bahwa tantangan lulusan semakin kompleks. Karena itu, lulusan Unismuh diminta menjadi pribadi yang berkarakter, profesional, unggul, berintegritas, dan berakhlak mulia.

Ishak meminta para lulusan menguasai bidang keilmuan secara mendalam, bukan hanya memahami secara umum. Menurut dia, kemajuan harus dibarengi moralitas, sebab kecerdasan tanpa moralitas dapat kehilangan arah.

Pesan kedua yang ditekankan Pemprov Sulsel adalah pentingnya mengembangkan pola pikir wirausaha. Lulusan Unismuh diminta tidak semata-mata menunggu peluang kerja, tetapi berani menciptakan peluang melalui ilmu pengetahuan, teknologi digital, dan inovasi.

“Janganlah hanya menjadi pencari kerja, tapi ciptakanlah lapangan kerja itu,” kata Ishak.

Ia menambahkan, lulusan dapat memulai dari hal kecil. Yang utama, kata dia, adalah kemampuan memberdayakan diri sendiri agar tidak menjadi beban bagi orang lain. Jika mampu, lulusan diharapkan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat di sekitarnya.

“Saya mengajak kalian semua memiliki mindset sebagai seorang entrepreneur, wirausahawan,” ujarnya.

Pemprov Sulsel juga mengajak lulusan Unismuh memanfaatkan ilmu untuk membangun Sulawesi Selatan dan Indonesia. Ishak menyebut pemerintah daerah membutuhkan putra-putri terbaik untuk memajukan berbagai sektor pembangunan, antara lain maritim, pertanian, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kreatif.

Ia meminta lulusan tidak selalu berpikir untuk bekerja di luar daerah. Menurut dia, Sulawesi Selatan adalah rumah yang membutuhkan kontribusi nyata dari para cendekiawan muda.

“Jangan selalu berpikir untuk bekerja di luar daerah. Sulawesi Selatan adalah rumah yang membutuhkan kontribusi nyata dari para cendekiawan mudanya,” katanya.

Dalam sambutannya, Ishak juga mengapresiasi peran Unismuh Makassar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencetak generasi yang berdaya saing. Ia menilai sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat.

Pemprov Sulsel, kata dia, terbuka untuk berkolaborasi dengan Unismuh Makassar dalam program riset, pengabdian masyarakat, dan penciptaan inovasi yang memberi manfaat bagi kesejahteraan rakyat.

“Kami di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan selalu terbuka untuk berkolaborasi dalam program-program riset, pengabdian masyarakat, dan penciptaan inovasi yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Wisuda Ke-88 Unismuh Makassar diikuti 1.411 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma, sarjana, profesi, magister, hingga doktor.

Momentum tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Dr Fauzan MPd, pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah, LLDIKTI, Kopertais, pemerintah daerah, orang tua, dan keluarga wisudawan.

Di akhir sambutannya, Ishak kembali menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia berharap lulusan Unismuh tetap rendah hati, menjaga nama baik almamater, keluarga, daerah, dan agama, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai ilmu yang berkah dan bermanfaat bagi bangsa.

“Teruslah berkarya membawa manfaat bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UNISMUH MAKASSAR

Leave a Reply