Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Rektor UM Bulukumba Lantik Kafilah Hizbul Wathan dan UKM Seni Esso Arunika Periode 2026–2027

×

Rektor UM Bulukumba Lantik Kafilah Hizbul Wathan dan UKM Seni Esso Arunika Periode 2026–2027

Share this article

KHITTAH.CO, BULUKUMBA — Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Bulukumba sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Qabilah Hizbul Wathan UM Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah, A.P., M.Si., melantik Pengurus Kafilah Hizbul Wathan (HW) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Esso Arunika UM Bulukumba periode 2026–2027. Pelantikan berlangsung di Auditorium Kampus 2 UM Bulukumba, Senin, 7 September 2026.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan kader dan pengembangan organisasi kemahasiswaan di lingkungan UM Bulukumba. Khusus bagi anggota Hizbul Wathan, rangkaian kegiatan diawali dengan proses pengadatan yang dilaksanakan pada 5–6 September 2026 di Kampus 2 UM Bulukumba. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan bagi peserta untuk memperkuat kedisiplinan, membangun kebersamaan, mengasah jiwa kepemimpinan dan kemandirian, serta membentuk karakter sebagai kader muda Muhammadiyah.

Rangkaian pembinaan tersebut menjadi bekal bagi para anggota HW sebelum memasuki masa kepengurusan dan mengemban amanah organisasi. Melalui proses tersebut, anggota diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan keorganisasian, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan pengabdian.

Dalam sambutannya, Andi Sumrah, menegaskan bahwa menjadi bagian dari organisasi kemahasiswaan bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada kampus dan persyarikatan Muhammadiyah.

“Kafilah Hizbul Wathan memiliki tanggung jawab kepada kampus dan persyarikatan. Karena itu, melalui organisasi ini kita berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi teladan, memiliki karakter yang baik, serta mampu memberikan kontribusi positif,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas Kafilah HW tidak seharusnya hanya berorientasi pada kegiatan internal organisasi. Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap Kafilah HW tidak hanya aktif di lingkungan internal kampus, tetapi juga mampu menghadirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Jadikan setiap aktivitas organisasi sebagai ruang untuk belajar memimpin, bekerja sama, mengabdi, dan memberikan solusi bagi lingkungan sekitar,” lanjutnya.

Kepada pengurus UKM Seni Esso Arunika, Andi Sumrah juga menekankan pentingnya menjadikan seni dan budaya sebagai bagian dari proses pembentukan karakter mahasiswa.

Ia menjelaskan bahwa seni dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Seni tidak hanya menjadi ruang untuk mengekspresikan kreativitas, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun karakter, memperkuat persaudaraan, serta menyampaikan pesan-pesan kebaikan.

“Seni dan budaya adalah bagian dari kehidupan manusia. Seni mampu membangun kreativitas, membentuk karakter, dan memperkuat persaudaraan. Karena itu, saya berharap UKM Seni Esso Arunika dapat menjadikan seni sebagai media dakwah dan menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan,” ungkapnya.

Andi Sumrah berpesan bagi para mahasiswa untuk terus berkarya dan berprestasi dengan tetap menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam setiap karya yang dihasilkan.

“Teruslah berprestasi dan berkarya, tetapi jangan meninggalkan nilai-nilai Islam. Jadikan karya seni sebagai sarana untuk menyebarkan nilai kebaikan, kedamaian, persaudaraan, dan kemanusiaan,” pesannya.

Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial, Rektor mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan ruang digital secara bijak. Media sosial, menurutnya, harus menjadi sarana untuk menyebarkan informasi dan konten yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Gunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan. Jadilah generasi yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Apa yang kita tampilkan di media sosial harus mencerminkan karakter dan nilai-nilai positif yang kita miliki,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) UM Bulukumba, Dr. Suhartini Aziz, M.Pd., mengingatkan seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab selama masa kepengurusan.

Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi.

“Setelah dilantik, seluruh pengurus wajib menjalankan tugas dan amanah organisasi selama berada dalam masa kepengurusan. Tanggung jawab yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh komitmen,” ujar Suhartini.

Menurutnya, pengalaman berorganisasi merupakan bagian penting dari proses pendidikan mahasiswa. Melalui organisasi, mahasiswa dapat belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, manajemen kegiatan, penyelesaian masalah, hingga pengabdian kepada masyarakat.

“Organisasi adalah ruang belajar bagi mahasiswa. Karena itu, jangan hanya mengejar jabatan atau status sebagai pengurus, tetapi jadikan organisasi sebagai tempat untuk mengembangkan kapasitas diri, belajar bertanggung jawab, membangun kolaborasi, dan memberikan kontribusi,” tambahnya.

Suhartini juga berharap Kafilah HW dan UKM Seni Esso Arunika mampu membangun sinergi dengan pihak kampus, organisasi mahasiswa lainnya, serta masyarakat dalam melaksanakan berbagai program yang kreatif, edukatif, dan bernilai kemanfaatan.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi, akademik, dan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

“Aktif berorganisasi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab akademik dan penguatan AIK. Jadilah mahasiswa yang berprestasi, aktif, berkarakter, dan mampu membawa nama baik universitas serta persyarikatan,” pungkasnya.

Dalam kepengurusan periode 2026–2027, Junaedi dipercaya sebagai Ketua Kafilah Putra Hizbul Wathan UM Bulukumba, yang akan mengemban amanah dalam mengoordinasikan pelaksanaan program dan pengembangan kader di lingkungan Kafilah HW.

Sementara itu, Muh. Irsan M. dipercaya memimpin UKM Seni Esso Arunika UM Bulukumba. Di bawah kepemimpinannya, UKM Seni Esso Arunika diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan kreativitas dan potensi mahasiswa sekaligus menghadirkan karya seni yang berprestasi dan sarat dengan nilai-nilai Islam serta pesan kemanusiaan.

Pelantikan Kafilah HW dan UKM Seni Esso Arunika periode 2026–2027 diharapkan menjadi awal lahirnya kepengurusan yang solid, kreatif, dan bertanggung jawab. Kedua organisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dakwah, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan nilai-nilai Islam, Kafilah HW dan UKM Seni Esso Arunika diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang inovatif, berprestasi, dan memberikan dampak positif bagi kampus, persyarikatan Muhammadiyah, dan masyarakat.

Kontributor: Syayyidina Ali
Editor: Andi Asywid Nur

 

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UMSI

Leave a Reply