KHITTAH.CO, PINRANG – Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia, Kabupaten Pinrang, menjalani visitasi akreditasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola kelembagaan. Melalui proses penilaian ini, pesantren berupaya mengevaluasi penyelenggaraan pendidikan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki untuk mewujudkan lembaga pendidikan Islam yang profesional, unggul, dan berkemajuan.
Pembukaan visitasi dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, Prof. Dr. H. Muhammad Idris Usman, S.Ag., M.A.; Ketua Dikdasmen PDM Pinrang, Muhammad Abrar Usman, S.Pd., M.Pd.; serta perwakilan PDM Pinrang, Syarifuddin, S.H., S.Pd., M.Pd. Hadir pula pimpinan pesantren, ustaz dan ustazah, guru, staf, serta para santri.
Direktur Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia, A. Syamiluddin, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim asesor yang telah hadir untuk melaksanakan visitasi akreditasi.
Menurut Syamiluddin, akreditasi merupakan momentum penting bagi pesantren untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pendidikan dan pengelolaan kelembagaan.
“Akreditasi bukan sekadar untuk memenuhi standar penilaian, tetapi menjadi momentum bagi kami untuk mengevaluasi seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dan pengelolaan pesantren. Kami berharap proses ini memberikan masukan konstruktif bagi peningkatan kualitas lembaga secara berkelanjutan,” ujar Syamiluddin, Kamis, 5 November 2026.
Ia menambahkan, seluruh unsur pesantren telah mempersiapkan diri untuk mengikuti setiap tahapan visitasi. Hasil penilaian diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan sekaligus pijakan dalam merumuskan strategi pengembangan pesantren ke depan.
Asesor Evaluasi Tata Kelola dan Mutu Pendidikan
Tim asesor yang melaksanakan visitasi dipimpin Dr. Sumarna, S.Ag., M.A., didampingi Yudi Purwanto, S.Pd.I., dan Andi Mujahid, S.E.I.
Dalam pelaksanaannya, tim asesor melakukan penilaian terhadap sejumlah komponen penyelenggaraan pesantren, meliputi kesiapan kelembagaan, kelengkapan dokumen, pelaksanaan program pendidikan, tata kelola, serta berbagai komponen pendukung lainnya.
Ketua Tim Asesor, Dr. Sumarna, S.Ag., M.A., mengapresiasi kesiapan Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia dalam mengikuti seluruh tahapan visitasi.
“Akreditasi tidak semata-mata berorientasi pada pemenuhan aspek administratif. Lebih dari itu, akreditasi merupakan instrumen evaluasi untuk mengetahui kesiapan lembaga sekaligus mendorong peningkatan mutu pesantren secara terencana dan berkelanjutan,” kata Sumarna.
Menurutnya, kesiapan kelembagaan merupakan modal penting dalam membangun pengelolaan pesantren yang lebih baik. Hasil evaluasi diharapkan dapat membantu pesantren mengidentifikasi berbagai capaian sekaligus aspek yang masih membutuhkan pembenahan.
Dengan begitu, rekomendasi hasil akreditasi dapat dimanfaatkan sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan secara berkelanjutan.
Perkuat Komitmen Pesantren Berkemajuan
Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, Prof. Dr. H. Muhammad Idris Usman, S.Ag., M.A., bersama jajaran PDM Pinrang menunjukkan perhatian terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan pesantren, khususnya di lingkungan Muhammadiyah.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan lembaga pendidikan pesantren agar semakin berkualitas dan mampu menjawab tantangan pendidikan ke depan.
Melalui visitasi akreditasi ini, Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia berharap memperoleh evaluasi dan rekomendasi konstruktif sebagai dasar perbaikan tata kelola serta peningkatan kualitas pembelajaran.
Akreditasi bukan sekadar proses penilaian administratif, melainkan bagian dari ikhtiar membangun pesantren yang bermutu, profesional, unggul, dan berkemajuan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya melahirkan generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.






















