KHITTAH.CO, SINJAI – Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai akan mengirimkan mahasiswa dan dosen untuk mengikuti International Academic Collaboration & Community Service Program di Malaysia dan Thailand pada 8–13 November 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya kampus memperluas jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Sebagai persiapan keberangkatan, UIAD Sinjai menggelar pembekalan dan pelepasan peserta di Aula K.H. Ahmad Dahlan UIAD Sinjai, Kamis, 5 November 2026. Pelepasan dilakukan oleh Bupati Sinjai yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Ir. H. Andi Himawan Saleh, M.Si.
Dalam sambutannya, Andi Himawan Saleh mengapresiasi langkah UIAD Sinjai yang terus mengembangkan kiprah akademiknya hingga tingkat internasional. Menurut dia, keberadaan perguruan tinggi di daerah bukan menjadi penghalang untuk bersaing dan membangun kolaborasi di tingkat global.
Ia juga menilai capaian akreditasi institusi Unggul menjadi modal penting bagi UIAD Sinjai untuk memperluas kontribusi dalam dunia pendidikan.
Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas wawasan akademik mahasiswa dan dosen, serta memperkuat hubungan kerja sama antara UIAD Sinjai dan institusi pendidikan di luar negeri.
Perluas Program Internasionalisasi Kampus
Rektor UIAD Sinjai, Dr. Suriati, M.Sos.I., mengatakan bahwa program kolaborasi internasional merupakan bagian dari agenda pengembangan kampus yang akan terus diperkuat.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil rapat kerja, UIAD Sinjai telah merancang sejumlah program internasional. Agenda tersebut meliputi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA), benchmarking, pertukaran mahasiswa (student exchange), seminar internasional, serta kegiatan dosen tamu (visiting lecturer).
Selain itu, UIAD juga merencanakan program rekognisi internasional, pengabdian kepada masyarakat internasional, dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional.
Menurut Suriati, berbagai agenda tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas kemitraan global sekaligus meningkatkan mutu pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Libatkan Mahasiswa, Dosen, dan Perguruan Tinggi Mitra
Ketua Panitia, Dr. Prima, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa program International Academic Collaboration & Community Service akan berlangsung selama enam hari, mulai 8 hingga 13 November 2026, dengan lokasi kegiatan di Malaysia dan Thailand.
Rombongan UIAD Sinjai terdiri atas lima mahasiswa dan dosen dari masing-masing program studi. Keberangkatan tersebut juga akan diikuti Rektor, Wakil Rektor III, sejumlah staf, serta perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIAD Sinjai.
Program ini turut melibatkan peserta dari STAI YAPIS Takalar sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi.
Kegiatan pembekalan dan pelepasan peserta tersebut dihadiri Badan Pembina Harian (BPH) UIAD Sinjai, Ustadz Maddolangeng, S.Sos., unsur pimpinan, serta sivitas akademika UIAD Sinjai.
Melalui program ini, UIAD Sinjai diharapkan tidak hanya memperluas jaringan kerja sama internasional, tetapi juga menghadirkan pengalaman akademik dan pengabdian lintas negara yang dapat memberikan dampak bagi pengembangan institusi dan masyarakat.






















