Scroll untuk baca artikel
Berita

PP IPM Luncurkan Eco Smart School, Gerakan Pelajar Peduli Lingkungan Hadir di 65 Titik Indonesia

×

PP IPM Luncurkan Eco Smart School, Gerakan Pelajar Peduli Lingkungan Hadir di 65 Titik Indonesia

Share this article

KHITTAH.CO, JAKARTA – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) resmi meluncurkan Eco Smart School (ESS) sebagai gerakan nasional pendidikan lingkungan yang akan diterapkan di 65 titik di berbagai wilayah Indonesia. Program hasil kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan ini menjadi langkah konkret IPM dalam membangun budaya peduli lingkungan di kalangan pelajar melalui pendekatan berbasis sekolah.

Peluncuran Eco Smart School dilakukan dalam rangkaian Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Resepsi Milad ke-65 Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Sabtu, 18 Juli 2026. Program tersebut menjadi salah satu agenda strategis Bidang Lingkungan Hidup PP IPM untuk memperkuat peran pelajar dalam menjawab tantangan krisis lingkungan.

Eco Smart School lahir sebagai respons atas berbagai persoalan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari peningkatan volume sampah, perubahan iklim, degradasi lingkungan, hingga masih rendahnya kesadaran ekologis masyarakat. Melalui program ini, sekolah diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya menanamkan pengetahuan tentang lingkungan, tetapi juga mendorong lahirnya aksi nyata dari para pelajar.

Mengusung tema “Resonansi Algoritma, Pelajar Berdampak”, PP IPM menegaskan bahwa pelajar tidak cukup hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi. Karena itu, ESS dirancang untuk membangun karakter pelajar yang memiliki kepedulian ekologis sekaligus kemampuan menciptakan inovasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Baca juga: Lazismu Makassar Goes to School, Edukasi Zakat hingga Siaga Bencana

Program ini merupakan hasil sinergi antara PP IPM, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kehutanan dalam memperkuat pendidikan lingkungan hidup di Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan model sekolah berwawasan lingkungan yang dapat direplikasi di berbagai daerah.

Sebagai tahap awal, Provinsi Lampung ditetapkan sebagai pilot project Eco Smart School. Penetapan tersebut menjadi tindak lanjut dari pelaksanaan Bimbingan Teknis Sekolah Adiwiyata yang diselenggarakan Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Lampung. Selanjutnya, program akan diperluas hingga menjangkau 65 titik di seluruh Indonesia.

Ketua Umum PP IPM, Dany Rahmat Muharram, mengatakan Eco Smart School merupakan upaya organisasi untuk memastikan gerakan pelajar tetap relevan dengan tantangan zaman, khususnya dalam menghadapi krisis lingkungan.

“Pelajar hari ini tidak cukup hanya memiliki pengetahuan, tetapi harus mampu menghadirkan dampak. Eco Smart School menjadi ruang bagi pelajar untuk membangun kesadaran ekologis, menciptakan solusi, dan membuktikan bahwa gerakan pelajar mampu mengambil peran dalam menjawab persoalan besar bangsa, termasuk krisis lingkungan,” ujarnya.

Baca juga: Homo Deus: Benarkah Kelaparan, Wabah, dan Perang Telah Berakhir?

Pembukaan Rakernas dan Resepsi Milad ke-65 IPM turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Menteri Pertanian Republik Indonesia yang juga Kepala Badan Pangan Nasional, Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG, Pelaksana Tugas Deputi III Kantor Staf Kepresidenan, serta jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Melalui Eco Smart School, PP IPM menargetkan lahirnya generasi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta mampu menjadi penggerak perubahan menuju Indonesia yang lebih berkelanjutan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner ITKESMU SIDRAP

Leave a Reply