KHITTAH.CO, GOWA – Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB) menggelar pelatihan pengolahan daun eucalyptus menjadi balsam stick bagi Kelompok PKK Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Selasa (7/7/2026). Kegiatan yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi dan berpeluang dikembangkan sebagai usaha mikro.
Pelatihan bertajuk Peningkatan Keterampilan Kelompok PKK Kelurahan Pattapang melalui Pengolahan Daun Eucalyptus Berbasis Potensi Lokal Menjadi Balsam Stick dilaksanakan di Kantor Kelurahan Pattapang. Program ini menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Lurah Pattapang, Alimin, S.E., mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Bulukumba yang memilih wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan program. Menurutnya, pelatihan tersebut membuka peluang bagi masyarakat, khususnya Kelompok PKK, untuk memanfaatkan tanaman eucalyptus yang melimpah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Ardianto, S.Pd., M.Pd., yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Ia berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan produk unggulan berbasis potensi lokal yang memiliki daya saing dan mendukung pertumbuhan usaha mikro di Kelurahan Pattapang.
Ketua Tim Pelaksana, Iin Indriani, S.Pd., M.Si., mengatakan daun eucalyptus yang banyak tumbuh di kawasan Malino menyimpan potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk herbal bernilai jual. Karena itu, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu menghasilkan balsam stick berkualitas yang siap dipasarkan.
Pelatihan menghadirkan tiga materi utama, yakni teknik penyulingan minyak atsiri eucalyptus yang disampaikan Iin Indriani, S.Pd., M.Si., pembuatan balsam stick oleh A. Nur Fitriani, S.Si., M.Si., serta pengemasan dan pelabelan produk oleh Harianto, S.E., M.M. Untuk mengukur efektivitas pelatihan, peserta mengikuti pre-test dan post-test, sekaligus menerima bantuan peralatan sebagai dukungan bagi keberlanjutan program.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti praktik mulai dari proses penyulingan minyak atsiri, pembuatan balsam stick, hingga teknik pengemasan produk yang menarik dan siap dipasarkan. Tim pengabdian juga memberikan pembekalan mengenai strategi pemasaran agar produk tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk UMKM dan oleh-oleh khas daerah.
Melalui program ini, Universitas Muhammadiyah Bulukumba berharap Kelompok PKK Kelurahan Pattapang mampu mengembangkan usaha berbasis potensi lokal secara mandiri. Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui inovasi produk herbal berbasis kearifan lokal.




















