Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Unismuh Makassar Gelar Workshop untuk Samakan Persepsi Pengelolaan Keuangan

×

Unismuh Makassar Gelar Workshop untuk Samakan Persepsi Pengelolaan Keuangan

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) menggelar Workshop Persiapan Audit Keuangan dan Monitoring Review untuk memperkuat kesiapan fakultas dan unit kerja menghadapi audit internal. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 28 September 2026, di Ruang Rapat Wakil Rektor, Gedung Iqra Lantai 16, dengan melibatkan pimpinan, pengelola keuangan, dan unsur Satuan Pengawas Internal (SPI).

Workshop itu digelar untuk menyamakan persepsi mengenai pengelolaan dan pelaporan keuangan sekaligus mempersiapkan unit kerja menghadapi audit internal yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026. Kegiatan tersebut diawali Sekretaris SPI Unismuh Makassar, Dr Idil Rakhmad Susanto, SE, M.Ak., kemudian dilanjutkan arahan Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr Ihyani Malik, dan Ketua SPI Unismuh Makassar, Abdul Salam, SE, M.Si, Ak, CA.

Menyamakan Persepsi Pengelolaan Keuangan

Ihyani Malik mengatakan workshop tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan unit kerja yang selama ini dinilai belum seragam dalam menghadapi proses audit. Menurut dia, kegiatan itu diperlukan agar fakultas dan unit kerja dapat mempersiapkan dokumen serta administrasi keuangan sebelum audit dilaksanakan.

“Selama ini ketika dilakukan audit itu terkesan ada beberapa fakultas dan unit kerja yang kelihatan agak-agak kurang siap,” kata Ihyani Malik dalam arahannya.

Ia menjelaskan, tidak semua pengelola keuangan memiliki pengalaman dan pemahaman yang sama mengenai penyusunan administrasi keuangan. Karena itu, workshop tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran agar pengelola keuangan memahami bentuk laporan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ihyani juga menekankan pentingnya keseragaman dalam penyusunan laporan keuangan. Menurut dia, perbedaan model pelaporan antarunit dapat menyulitkan proses pemeriksaan sehingga diperlukan format dan pemahaman yang sama.

“Kita butuh juga kesamaan supaya auditornya juga tidak repot. Kalau template-nya seragam, kalau model pengelolaannya sudah seragam,” ujarnya.

Audit sebagai Upaya Pencegahan

Selain mempersiapkan dokumen, Ihyani menyebut audit internal perlu dipahami sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola, bukan semata-mata mencari kesalahan. Ia mengatakan pemeriksaan sejak awal dapat membantu unit kerja menemukan persoalan dan melakukan perbaikan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Menurut Ihyani, pengelolaan keuangan Unismuh menerapkan model sentralistik. Dalam sistem tersebut, pengelolaan keuangan berada dalam kerangka universitas, sementara fakultas dan unit kerja menjalankan pengelolaan sesuai aturan yang telah ditetapkan.

“Unismuh ini kan adalah model yang sentralistik, sama dengan perguruan tinggi Muhammadiyah yang lain, sentralistik itu artinya pengelolaan keuangannya diserahkan dari universitas, lalu kemudian fakultas yang mengelola dengan tentu dengan aturan yang cukup ketat,” kata Ihyani.

Ia menambahkan, audit internal menjadi tahapan awal dalam memastikan pengelolaan keuangan berjalan sesuai ketentuan. Setelah audit internal, terdapat pula mekanisme pemeriksaan dari unsur Muhammadiyah dan auditor eksternal.

Ihyani mengatakan Unismuh juga telah menjalani audit oleh kantor akuntan publik sebagai bentuk upaya menunjukkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Berdasarkan keterangannya dalam workshop, audit eksternal tersebut menghasilkan opini wajar tanpa pengecualian.

SPI Siapkan Audit Internal Oktober

Ketua SPI Unismuh Makassar Abdul Salam mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan audit internal yang akan dilaksanakan pada Oktober. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pimpinan universitas dan para pengelola keuangan agar tata kelola keuangan berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Kita membangun sinergitas antara pimpinan universitas dengan para pengelola keuangan sehingga tercipta pengelolaan keuangan yang akuntabel, transparansi sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” kata Abdul Salam.

Abdul Salam menjelaskan, SPI memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola institusi, termasuk memastikan pengelolaan keuangan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia juga mengaitkan tata kelola keuangan dengan kebutuhan akreditasi institusi.

Dalam pemaparannya, Abdul Salam menyebut Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) telah menginisiasi konsorsium auditor internal perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia. Konsorsium tersebut menjadi wadah pertukaran informasi dan kegiatan yang mendukung peningkatan kinerja auditor internal di lingkungan PTMA.

Ia mengatakan konsorsium tersebut juga diarahkan untuk mendorong pertukaran pemikiran antar-PTMA mengenai pengembangan pengawasan dan pengelolaan keuangan. Salah satu tujuannya adalah mendorong pengelolaan keuangan yang lebih baik dan memiliki keseragaman dalam penerapannya.

Sebelumnya, Sekretaris SPI Unismuh Makassar, Dr Idil Rakhmad Susanto, mengatakan workshop tidak semestinya dipandang hanya sebagai kegiatan pemeriksaan dan pengawasan. Menurut dia, forum tersebut juga menjadi ruang untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta melakukan perbaikan dan peningkatan tata kelola keuangan.

Dengan persiapan tersebut, SPI Unismuh Makassar bersama fakultas dan unit kerja diharapkan dapat membangun kesiapan sebelum audit internal dilaksanakan pada Oktober. Upaya itu sekaligus diarahkan untuk menjaga pengelolaan keuangan Unismuh tetap transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner ITKESMU SIDRAP

Leave a Reply