Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

BEM ITSBM Selayar Gelar Refleksi Hari Pahlawan, Ajak Pemuda Berkontribusi bagi Daerah

×

BEM ITSBM Selayar Gelar Refleksi Hari Pahlawan, Ajak Pemuda Berkontribusi bagi Daerah

Share this article

KHITTAH.CO, SELAYAR — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar mengajak generasi muda mengaktualisasikan semangat kepahlawanan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Refleksi Hari Pahlawan yang digelar di ITSBM Selayar, Sabtu, 7 November 2026, dengan mengangkat tema “Menumbuhkan Semangat Kepahlawanan, Menguatkan Peran Pemuda, dan Membangun Kontribusi Nyata bagi Kemajuan Daerah”.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa dan Angkatan Muda Muhammadiyah untuk memahami kembali makna perjuangan para pahlawan sekaligus mengevaluasi peran generasi muda dalam menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Ketua Panitia, Rezki Aulia Arfianti, mengatakan bahwa peringatan Hari Pahlawan tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk membangun kesadaran generasi muda mengenai tanggung jawab sosial dan kebangsaan.

“Refleksi Hari Pahlawan bukan sekadar agenda seremonial untuk mengenang jasa para pejuang. Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk merefleksikan kembali peran dan tanggung jawabnya dalam menumbuhkan nilai-nilai kepahlawanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat perjuangan harus diwujudkan melalui pemikiran, kreativitas, kepedulian sosial, dan tindakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

PDM Kepulauan Selayar Tekankan Pentingnya Kontribusi Pemuda

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kepulauan Selayar, Drs. Abdullah, M.Pd., mengapresiasi inisiatif BEM ITSBM Selayar dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menilai, nilai kepahlawanan harus menjadi bagian dari karakter dan perilaku generasi muda, termasuk dalam kehidupan berorganisasi.

Menurut Abdullah, semangat kepahlawanan semestinya tidak hanya dipahami sebagai keberanian melawan penjajahan, tetapi juga tercermin dalam jiwa, pola pikir, sikap, dan tindakan setiap warga bangsa. Nilai tersebut, kata dia, juga harus dimiliki oleh para pemimpin dan elite bangsa.

“Sudah sejauh mana kita memberikan sesuatu untuk bangsa melalui organisasi dan lembaga yang kita ikuti? Baik melalui organisasi kemahasiswaan, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), maupun melalui keberadaan kita di ITSBM Selayar. Semangat kepahlawanan harus tercermin dalam pengabdian dan kontribusi nyata,” pesannya.

Ia mengajak mahasiswa melakukan introspeksi terhadap aktivitas organisasi yang selama ini dijalankan. Organisasi, menurutnya, harus menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan pengabdian, bukan sekadar tempat menjalankan rutinitas kelembagaan.

Perjuangan Masa Kini Berorientasi pada Masa Depan

Sementara itu, Wakil Rektor ITSBM Selayar, Dr. Muhammad Ihsan Maro, S.Ag., M.Si., menekankan bahwa refleksi kepahlawanan harus diarahkan pada kesiapan generasi muda menghadapi masa depan. Mengenang perjuangan para pahlawan, menurutnya, tidak cukup hanya dengan mempelajari peristiwa sejarah, tetapi harus menjadikan nilai perjuangan tersebut sebagai inspirasi untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

“Refleksi generasi muda pada hakikatnya adalah bagaimana kita memandang dan mempersiapkan masa depan. Perjuangan para pahlawan tidak cukup hanya dikenang sebagai sejarah, tetapi harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk membangun masa depan,” ungkapnya.

Ihsan juga menghubungkan semangat kepahlawanan dengan nilai-nilai keagamaan. Ia mencontohkan kalimat Allahu Akbar sebagai ungkapan yang menguatkan keyakinan, keberanian, dan semangat perjuangan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, perjuangan yang berlandaskan nilai agama harus dilandasi keikhlasan, keyakinan, keberanian, dan tujuan yang luhur. Dengan begitu, pengabdian generasi muda tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Melalui kegiatan tersebut, BEM ITSBM Selayar berharap mahasiswa dan generasi muda semakin menyadari pentingnya mengambil peran dalam pembangunan daerah. Semangat kepahlawanan masa kini dapat diwujudkan melalui perjuangan intelektual, pendidikan, gerakan sosial, inovasi, kepemimpinan, serta pengabdian kepada masyarakat.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UNISMUH MAKASSAR

Leave a Reply